Pemerintah Kabupaten Barito Utara Tingkatkan Fasilitas Listrik Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan
Muara Teweh, (ANTARA) – Dalam upaya meningkatkan fasilitas listrik desa, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menegaskan komitmennya terhadap pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menyampaikan bahwa kehadiran listrik akan membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik, aman, dan produktif.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pemancangan tiang listrik pertama di Kecamatan Teweh Timur, Rabu. Kegiatan ini bertujuan untuk memasang jalur listrik masuk desa di beberapa titik, termasuk Desa Benangin I dan II, serta Desa Sampirang II. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis.
“Listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat dan memiliki peran strategis dalam pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Pemasangan jalur listrik ini mencerminkan kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat desa mendapatkan akses kelistrikan yang aman dan berkelanjutan,” ujar Shalahuddin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga sebagai penunjang utama dalam sektor pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Shalahuddin juga memberikan apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dalam pemasangan jalur listrik yang dilakukan secara gotong royong, mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. “Pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Dengan kehadiran listrik di desa-desa tersebut, Bupati berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi awal yang baik dalam pemerataan pembangunan di Kecamatan Teweh Timur. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas ini demi kesejahteraan bersama.
Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada PT PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kalimantan Tengah, pemerintah kecamatan, para kepala desa, serta masyarakat yang ikut berkontribusi dalam pelaksanaan proyek ini.
Pelaksana Tugas Camat Teweh Timur, Mundawan, menganggap langkah ini sebagai tonggak strategis untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. Menurutnya, kehadiran PLN merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
Alqindy, perwakilan Manager UP2K PLN Kalimantan Tengah, menekankan bahwa proyek ini merupakan hasil kerja sama antar instansi. Ia menyampaikan misi PLN yakni untuk menyambungkan listrik ke pelosok sebagai bagian dari usaha memerdekakan seluruh pelosok dari kegelapan.
“Dengan hadirnya listrik di wilayah Benangin dan Sampirang, kami berharap dapat memacu kemajuan desa agar setara dengan wilayah perkotaan,” jelas Alqindy.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengajak semua pihak untuk terus mendukung upaya pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat fondasi pembangunan di wilayah tersebut.