Kalimantan Timur Pertahankan PDRB Tertinggi di Kawasan Kalimantan
Yogyakarta (ANTARA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kalimantan Timur (Kaltim) masih mencatatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi di regional Kalimantan untuk Triwulan III 2025. Dalam sebuah acara media update, sosialisasi Indonesia Anti-Scam Center (IASC), dan inovasi keuangan digital bersama insan pers se-Kalimantan di Yogyakarta pada Selasa, Kepala OJK Kalimantan Timur-Kalimantan Utara, Parjiman, menyatakan bahwa Kaltim memegang porsi sebesar 46,61 persen dari total PDRB kawasan tersebut.
Sebagai perbandingan, Kalimantan Barat menempati posisi kedua dengan kontribusi 17,29 persen, diikuti Kalimantan Selatan 16,47 persen, Kalimantan Tengah 12,48 persen, dan Kalimantan Utara 8,16 persen. PDRB untuk Kalimantan pada triwulan ini mencapai Rp478,40 triliun, sedangkan PDB nasional mencapai Rp6.060 triliun.
Lima sektor ekonomi utama yang menjadi penopang PDRB Kalimantan adalah sektor pertambangan dan penggalian dengan kontribusi sebesar Rp114,58 triliun, industri pengolahan Rp80,57 triliun, disusul sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan Rp69,65 triliun, konstruksi Rp52,27 triliun, serta perdagangan besar dan eceran Rp49,15 triliun.
Dalam hal pertumbuhan ekonomi, Kalimantan Tengah melaporkan tahun ke tahun tertinggi sebesar 5,36 persen, diikuti dengan Kalimantan Barat 5,31 persen, dan Kalimantan Selatan 5,19 persen. Sementara itu, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur mencatatkan masing-masing 4,61 persen dan 4,26 persen.
Meskipun demikian, tren pertumbuhan ekonomi nasional tetap berada di atas Kalimantan selama tiga triwulan berturut-turut. Pada triwulan I 2025, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat 4,87 persen, berbanding 4,32 persen untuk Kalimantan. Pada triwulan II 2025, angkanya sedikit meningkat menjadi 5,12 persen untuk nasional dan 4,95 persen untuk Kalimantan, serta triwulan III 2025 dengan 5,04 persen nasional dan 4,70 persen untuk Kalimantan.
Kesimpulan
Perkembangan ekonomi di Kalimantan, terutama di Kalimantan Timur, menunjukkan potensi yang signifikan. Dengan kontribusi terbesar pada PDRB dan serta pertumbuhan berbagai sektor, penting untuk meningkatkan kolaborasi antar daerah guna mendorong pertumbuhan yang lebih merata dan berkelanjutan di kawasan tersebut.