Teksi Tesla Mundur, Eropa Kini Memiliki Juara Baru dalam Penjualan Mobil Listrik

blank
Teksi Tesla Mundur, Eropa Kini Memiliki Juara Baru dalam Penjualan Mobil Listrik

Jakarta (getwebpress) – Sudah bukan rahasia bahwa Tesla menghadapi tahun yang sulit di Eropa pada 2025, tertinggal di belakang pesaingnya dalam penjualan mobil listrik.

Laman Carscoops, Rabu (21/1) melaporkan, Volkswagen berhasil menjual lebih banyak kendaraan listrik murni berbasis baterai (BEV) di Eropa dibandingkan Tesla tahun lalu.

Merek yang pernah terlibat dalam skandal emisi diesel ini, saat Tesla bersiap meluncurkan Model 3, kini telah berhasil melampaui produsen asal Amerika Serikat tersebut di pasar Eropa.

Berdasarkan data dari Dataforce, Volkswagen mencatat penjualan 274.417 kendaraan listrik murni di Eropa sepanjang tahun 2025. Angka ini meningkat 56 persen dibandingkan total 175.654 unit pada tahun 2024.

Sebaliknya, Tesla mengalami penurunan 27 persen tahun lalu, dari 326.714 unit menjadi 238.765 unit.

Penurunan ini terjadi meskipun Tesla Model Y masih menjadi mobil listrik terlaris di Eropa, dengan penjualan 151.331 unit sepanjang tahun lalu.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Skoda Elroq yang terjual 94.106 unit dalam periode yang sama. Namun, penjualan Model Y tetap turun 28 persen dibandingkan dengan 2024, saat terjual 210.265 unit.

Baca juga: Tesla jadikan fitur mengemudi otomatis langganan Rp1,6 juta per bulan

Salah satu faktor yang memungkinkan Volkswagen merebut posisi teratas dari Tesla adalah diversifikasi model listriknya yang lebih luas.

Sebagai contoh, VW ID.4 terjual 80.123 unit tahun lalu, meningkat 23,8 persen. VW ID.3 terjual 78.667 unit, meningkat 44,4 persen. Sementara itu, ID.7 mencatat pertumbuhan signifikan dengan penjualan 76.368 unit, melonjak 137,2 persen.

Sebagai perbandingan, Tesla menjual 86.261 unit Model 3. Meski angka ini lebih tinggi dibandingkan penjualan masing-masing model Volkswagen secara individu, penjualan Model 3 tetap turun 23,6 persen dibandingkan dengan 2024.

Peningkatan penjualan Volkswagen tidak hanya terjadi di segmen mobil listrik. Merek ini juga memimpin pasar plug-in hybrid (PHEV) di Eropa dengan penjualan 159.173 unit, melesat 205 persen dibandingkan dengan tahun 2024.

Angka tersebut cukup untuk menyalip BMW yang mencatat 142.285 unit, diikuti oleh Mercedes-Benz dengan 135.878 unit dan Volvo dengan 104.270 unit.

Baca juga: Spesifikasi sedan Volkswagen Magotan PHEV terungkap

Volkswagen juga memimpin penjualan kendaraan bermesin bensin dan diesel. Sepanjang tahun 2025, mobil bermesin bensin Volkswagen terjual 737.821 unit, jauh melampaui Peugeot yang mencatat 492.133 unit, meskipun penjualan VW turun 7,3 persen.

Penjualan mobil diesel mencapai 269.277 unit, turun 19,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi tetap lebih tinggi dibandingkan Mercedes yang menjual 250.326 unit.

Satu-satunya segmen penggerak yang tidak dikuasai Volkswagen adalah mobil hybrid konvensional. Di segmen ini, Toyota menjadi pemimpin dengan penjualan 626.675 unit.

Meskipun Volkswagen tidak termasuk dalam lima besar, situasi ini dapat berubah tahun ini karena perusahaan berencana meluncurkan T-Roc baru yang akan dilengkapi dengan sistem penggerak hybrid.

Baca juga: Volkswagen kirim 2,69 juta unit mobil di China pada 2025

Baca juga: Honda bakal uji coba demo teknologi mengemudi otonom CI di Jepang
Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Indriani
Copyright © getwebpress 2026