Rivian Memulai Pembangunan Unit Pertama SUV Listrik R2 Sebelum Produksi Massal

blank
Rivian Memulai Pembangunan Unit Pertama SUV Listrik R2 Sebelum Produksi Massal

Jakarta (getwebpress) – Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Rivian, telah memulai pembangunan unit pertama dari model SUV listrik terbarunya, Rivian R2, di fasilitas produksinya yang berlokasi di Normal, Illinois, Amerika Serikat.

Tahap ini menandai langkah signifikan bagi Rivian sebagai perusahaan kendaraan listrik yang masih muda dalam menangani persiapan produksi massal model ini.

Dilansir dari Arena EV pada Sabtu, Rivian mengungkapkan bahwa unit R2 yang pertama kali keluar dari lini produksi tersebut adalah berupa validation builds atau unit validasi. Unit ini tidak ditujukan untuk konsumen, melainkan digunakan untuk menguji kesiapan mesin, robot, dan alur produksi guna memastikan kendaraan dapat dirakit dengan tepat dan efisien sebelum produksi skala besar dimulai.

Sebagai catatan, Rivian telah menunjukkan kemampuannya dalam merancang dan memproduksi kendaraan listrik melalui model R1T dan R1S.

Namun, tantangan yang akan dihadapi selanjutnya adalah memastikan perusahaan dapat memproduksi kendaraan dengan harga yang lebih kompetitif dalam jumlah besar tanpa mengorbankan kualitas. Unit validasi Rivian R2 akan dimanfaatkan untuk mendeteksi potensi masalah pada komponen dan peralatan produksi sebelum diproduksi secara massal.

Baca juga: Rivian berencana luncurkan R2 di Amerika Utara dan Eropa

Salah satu daya tarik utama Rivian R2 adalah harga yang ditawarkannya. Berbeda dengan model Rivian sebelumnya yang sering dipasarkan di atas 90.000 dolar AS, Rivian R2 diproyeksikan memiliki harga awal sekitar 45.000 dolar AS.

Dengan harga tersebut, Rivian R2 diharapkan dapat bersaing dengan SUV listrik populer lainnya, seperti Tesla Model Y. Harga yang disebutkan merupakan estimasi untuk varian dasar, sementara versi yang memiliki spesifikasi lebih tinggi diperkirakan akan diluncurkan lebih awal.

Rivian R2 akan ditawarkan dalam tiga opsi konfigurasi motor, yakni satu motor, dua motor, dan tiga motor listrik. Varian performa tertinggi diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam waktu kurang dari tiga detik. Dalam hal jarak tempuh, Rivian menyebut bahwa R2 mampu menempuh setidaknya 482 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.

Dari segi dimensi, Rivian R2 lebih kecil dibandingkan model R1S. Kendaraan ini memiliki panjang sekitar 4,7 meter, lebar 1,9 meter, dan tinggi 1,7 meter.

Meski lebih ringkas, R2 tetap dirancang untuk berkendara di jalur ekstrem dengan ground clearance mencapai 24,9 sentimeter, sehingga mampu melintasi medan berbatu maupun jalur tanah.

Di bagian interior, kursi dapat dilipat rata sepenuhnya, menciptakan ruang datar yang cukup bagi dua orang dewasa untuk beristirahat saat berkemah.

Bulan-bulan mendatang akan menjadi periode penting bagi Rivian. Sepanjang tahun 2025, permintaan terhadap model-model premium Rivian dilaporkan mengalami penurunan. Kesuksesan Rivian R2 dinilai sangat penting untuk kelanjutan pertumbuhan perusahaan.

Pabrik Rivian di Illinois direncanakan mampu memproduksi hingga 155.000 unit SUV listrik R2 per tahun. Jika tahap pengujian berjalan sesuai rencana, Rivian memiliki peluang untuk bertransformasi dari perusahaan rintisan menjadi produsen kendaraan listrik berskala besar.

Baca juga: Rivian tampilkan interior R2 sebelum diluncurkan
Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © getwebpress 2026