Daerah  

PSU Barito Utara: Shalahuddin–Felix Yakin Menang 57%, Usung Program Pro-Rakyat dari Pendidikan hingga Infrastruktur

blank
PSU Barito Utara: Shalahuddin–Felix Yakin Menang 57%, Usung Program Pro-Rakyat dari Pendidikan hingga Infrastruktur

Muara Teweh, Getwebpress.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara nomor urut 1, Shalahuddin–Felix Sonadie, menyampaikan keyakinannya akan memenangkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dijadwalkan digelar pada 6 Agustus 2025 mendatang. Optimisme ini disampaikan keduanya usai mengikuti debat publik resmi yang menjadi bagian penting dari tahapan demokrasi lokal di Kalimantan Tengah.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Shalahuddin, yang merupakan mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, mengaku optimis pihaknya dapat meraih dukungan masyarakat hingga 57 persen suara, bahkan membuka peluang hingga 60 persen.

“Kita merasa optimis dengan kemenangan ini. Kami yakin berada di angka 57 sampai 60 persen,” ujar Shalahuddin dengan nada penuh keyakinan.

Debat Publik: Ajang Pembuktian Kapasitas dan Visi Kepemimpinan

Debat publik yang digelar oleh KPU Barito Utara tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menilai langsung kapasitas, visi, dan program kerja para kandidat. Dalam forum itu, pasangan Shalahuddin–Felix menyoroti sejumlah isu krusial, mulai dari kesenjangan pendidikan, kebutuhan infrastruktur dasar, hingga peningkatan pelayanan publik yang berkeadilan.

Menurut Felix Sonadie, peran debat bukan hanya sebagai formalitas, tetapi sarana transparan bagi rakyat untuk melihat siapa calon pemimpin yang benar-benar memahami kebutuhan daerah dan siap mengeksekusinya dengan serius.

“Kami datang dengan program, bukan janji. Dan semua yang kami sampaikan dalam debat bukan hanya untuk menarik suara, tapi kami siap realisasikan jika diberi amanah oleh rakyat,” tegas Felix.

Tawarkan Program Realistis dan Pro-Rakyat

Dalam debat publik tersebut, pasangan nomor urut 1 memaparkan sejumlah program unggulan yang mereka sebut sebagai hasil dari aspirasi langsung warga Barito Utara selama masa kampanye sebelumnya. Di antara program unggulan itu adalah:

  • Pendidikan Gratis dan Berkualitas, termasuk subsidi transportasi sekolah bagi pelajar di daerah terpencil.

  • Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, khususnya di desa-desa terisolasi yang menjadi penghambat ekonomi warga.

  • Digitalisasi Layanan Pemerintahan Desa, agar masyarakat mudah mengakses dokumen dan bantuan sosial.

  • Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM dengan skema pendampingan langsung dan akses pembiayaan murah.

  • Reformasi Tata Kelola Pemerintahan berbasis transparansi dan partisipasi warga.

Shalahuddin menyebut bahwa seluruh program tersebut telah dirancang secara realistis berdasarkan APBD Kabupaten Barito Utara dan proyeksi pendapatan ke depan, sehingga bukan program muluk-muluk yang sulit diwujudkan.

“Kami tak ingin hanya membuat janji manis. Semua yang kami paparkan sudah melalui kajian, termasuk dari sisi anggaran. Masyarakat Barito Utara butuh pemimpin yang bekerja, bukan hanya berbicara,” ujar Shalahuddin.

Analisa Elektabilitas dan Dukungan Lapangan

Menurut pengamatan tim internal pemenangan Shalahuddin–Felix, tingkat elektabilitas pasangan ini menunjukkan tren positif sejak awal kampanye PSU dimulai. Beberapa survei internal menyebutkan bahwa popularitas Shalahuddin sebagai tokoh birokrat senior yang berpengalaman dan bersih dari korupsi menjadi nilai lebih yang diperhatikan pemilih.

Felix Sonadie, sebagai figur muda yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan pemuda, menambah daya tarik pasangan ini di mata pemilih milenial dan generasi Z.

“Gabungan antara pengalaman dan energi muda ini menjadi kekuatan utama pasangan kami,” ucap salah satu juru bicara tim sukses.

PSU Barito Utara: Ujian Demokrasi Ulang untuk Masyarakat

Pemungutan Suara Ulang (PSU) ini merupakan hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan pemilihan ulang di sejumlah TPS karena ditemukan adanya pelanggaran administratif dalam pilkada sebelumnya.

KPU Barito Utara telah menjadwalkan PSU pada 6 Agustus 2025 dengan memastikan seluruh tahapan pemungutan dan penghitungan suara berlangsung secara transparan, adil, dan demokratis.

“PSU adalah momentum penting bagi rakyat untuk mengoreksi pilihan. Ini juga ujian integritas semua kandidat,” ujar Ketua KPU Barito Utara dalam pernyataan sebelumnya.

Respons Masyarakat: Pemimpin Baru yang Membumi

Banyak masyarakat Barito Utara yang menyatakan harapannya agar PSU kali ini menghasilkan pemimpin yang mampu menyelesaikan masalah riil, terutama infrastruktur desa, pemerataan pendidikan, dan akses pelayanan kesehatan.

Seorang tokoh masyarakat dari Kecamatan Lahei, Misran, mengaku mendukung Shalahuddin–Felix karena mereka menyampaikan solusi konkret dan tidak sekadar jargon.

“Saya melihat mereka bicara langsung soal kebutuhan jalan di daerah kami. Itu yang dibutuhkan. Jangan cuma bicara digitalisasi kalau jalan saja masih tanah merah,” katanya.

Komitmen Tegas Anti-Korupsi dan Tata Kelola Bersih

Salah satu aspek yang banyak diapresiasi dari pasangan ini adalah komitmen mereka terhadap pemberantasan korupsi dan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih. Shalahuddin menyatakan akan menerapkan sistem pengawasan internal berbasis digital serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pengawasan proyek daerah.

“Kami akan buka ruang aspirasi publik dan pelaporan online, bahkan masyarakat bisa mengakses progres pembangunan di desa mereka secara real time,” paparnya.

Upaya Memenangkan Hati Pemilih di PSU

Menjelang PSU, tim pemenangan Shalahuddin–Felix gencar melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat, baik melalui kampanye dialogis, sosialisasi door-to-door, maupun penguatan saksi dan relawan di setiap TPS.

Felix Sonadie menyebut bahwa kampanye mereka tidak mengandalkan politik uang atau manipulasi elektoral, tetapi murni melalui penguatan narasi program dan edukasi politik kepada masyarakat.

“Kami ingin menang dengan cara bermartabat. Kami percaya masyarakat sudah cerdas dan akan memilih berdasarkan isi kepala dan hati nurani, bukan karena amplop,” tegas Felix.

Target 57 Persen Suara: Bisa Tercapai?

Target pasangan ini untuk menang dengan perolehan suara 57 hingga 60 persen dinilai realistis oleh banyak pengamat lokal, mengingat dinamika politik yang terjadi selama PSU berlangsung.

Dalam PSU, pemilih cenderung memberikan suara kepada pasangan yang menyentuh langsung persoalan lokal dan memiliki rekam jejak yang bisa dipercaya.

Menurut analis politik Universitas Palangka Raya, Dr. Ratna Yulianingsih, pasangan Shalahuddin–Felix bisa memenangkan PSU jika mampu menjaga soliditas basis suara dan menghindari blunder hingga hari H pencoblosan.

“Dengan strategi kampanye yang menyasar kebutuhan konkret warga desa dan urban, peluang mereka menang 57 persen sangat terbuka,” ujarnya dalam wawancara daring.

PSU Adalah Peluang Perubahan Nyata

PSU Barito Utara 2025 bukan sekadar pengulangan proses demokrasi, tapi bisa menjadi momentum perubahan nyata bagi masa depan kabupaten tersebut. Pasangan Shalahuddin–Felix tampil dengan gagasan jelas, komitmen kuat, dan strategi kampanye yang terukur.

Kini, bola ada di tangan rakyat Barito Utara. Apakah mereka akan memberikan kepercayaan kepada pasangan ini untuk mewujudkan janji-janji pro-rakyat yang mereka tawarkan? Jawabannya akan terungkap pada 6 Agustus mendatang.