Daerah  

Presiden Prabowo Beri Sapi Kurban Hampir 1 Ton untuk Warga Padang Pariaman, Harganya Fantastis!

blank
Presiden Prabowo Beri Sapi Kurban Hampir 1 Ton untuk Warga Padang Pariaman, Harganya Fantastis!
Sapi kurban bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk warga Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat berada dalam kandangnya di Talo Gondan, Nagari Kurai Taji, Kecamatan Nan Sabaris kabupaten setempat. Antara/HO-Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman.

Parit Malintang, Getwebpress.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, warga Kabupaten Padang Pariaman menerima kejutan istimewa dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Untuk pertama kalinya, kabupaten ini mendapat bantuan hewan kurban langsung dari Presiden berupa sapi peranakan Ongole seberat 930 kilogram, yang dipilih secara selektif dan dibeli dengan harga mencapai Rp75 juta.

Sapi tersebut dipastikan akan disembelih dan dibagikan kepada masyarakat di Masjid Taqwa Sungai Geringging, Nagari Malai III Koto, Kecamatan Sungai Geringging, sebagai bentuk kepedulian dan simbol solidaritas sosial dari kepala negara.

Sapi Peranakan Ongole: Simbol Kualitas Ternak Lokal

Hewan kurban bantuan Presiden Prabowo berasal dari peternak lokal bernama Adrizal yang berlokasi di Talo Gondan, Nagari Kurai Taji, Kecamatan Nan Sabaris. Sapi ini merupakan jenis peranakan Ongole, berusia empat tahun, dan dibesarkan melalui program inseminasi buatan (IB) yang dilakukan oleh inseminator setempat.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Padang Pariaman, Zulkhailisman, sapi kurban tersebut dipilih melalui proses seleksi ketat oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Tahun ini Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan sapi kurban dari Presiden, sebelumnya tidak ada,” ujarnya saat ditemui di Parik Malintang, Jumat (23/5/2025).

Transaksi Langsung dengan Sekretariat Presiden

Tidak hanya dipilih secara selektif, pembelian sapi kurban ini juga dilakukan dengan proses yang transparan dan langsung melibatkan Sekretariat Presiden. Zulkhailisman menjelaskan bahwa transaksi jual beli dilakukan melalui panggilan video langsung antara peternak dan pihak istana.

“Lalu Sekretariat Presiden melakukan penawaran jual beli dengan peternak melalui telepon video,” terangnya.

Harga Rp75 juta yang disepakati, lanjut Zulkhailisman, sudah termasuk pajak, biaya perawatan, pengiriman hingga hari penyembelihan. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya perhatian Presiden terhadap kesejahteraan hewan dan standar pelaksanaan kurban.

Momentum yang Mendorong Semangat Peternak Lokal

Kehadiran sapi kurban Presiden ini menjadi motivasi baru bagi para peternak lokal di Padang Pariaman. Zulkhailisman menyebut, perhatian dari pemerintah pusat ini dapat menjadi pemicu semangat untuk meningkatkan populasi dan kualitas ternak di daerah.

“Ini jadi motivasi bagi peternak di Padang Pariaman, baik dalam meningkatkan populasi maupun penggemukan sapi,” ungkapnya.

Langkah ini juga sejalan dengan program peningkatan populasi sapi yang dicanangkan pemerintah daerah, di mana hingga akhir tahun 2024, populasi sapi di Padang Pariaman telah mencapai 42.600 ekor, berdasarkan data resmi DPKH.

Makna Sosial dan Religius di Balik Hewan Kurban Presiden

Sapi kurban dari Presiden bukan sekadar bantuan hewan ternak. Ia membawa makna sosial, ekonomi, dan religius yang dalam. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan daging kurban, hal ini juga memperkuat tali persaudaraan antarwarga serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Kehadiran sapi berkualitas tinggi hasil peternakan lokal juga menunjukkan bahwa peternak Indonesia mampu menghasilkan ternak unggulan yang memenuhi standar nasional, bahkan untuk kebutuhan penting seperti hewan kurban presiden.

Masjid Taqwa Sungai Geringging Jadi Titik Sentral Pemotongan

Sapi tersebut akan disembelih di Masjid Taqwa Sungai Geringging, yang telah ditetapkan sebagai lokasi pemotongan resmi. Masjid ini merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan di wilayah Nagari Malai III Koto, Kecamatan Sungai Geringging, dan dipilih karena kapasitas serta kesiapan fasilitasnya.

Pelaksanaan penyembelihan dipastikan akan dilakukan dengan standar syariat Islam dan kesehatan hewan, serta melibatkan tenaga ahli dari Dinas Peternakan agar proses berjalan aman dan sesuai regulasi.

Sapi Kurban Presiden Prabowo: Antara Komitmen Pemerintah dan Potensi Peternakan Daerah

Keterlibatan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan hewan kurban menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pembangunan sektor peternakan dan pemberdayaan petani-peternak di daerah.

Inisiatif ini juga menjadi bukti bahwa peternak di pelosok Nusantara mampu bersaing dan menyediakan hewan ternak berkualitas tinggi. Hal ini menjadi peluang besar bagi Sumatera Barat, khususnya Padang Pariaman, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis peternakan lokal.