PPP Instruksikan Kader dan Anggota DPRD Dukung Program Pemerintah Prabowo-Gibran, Fokus pada Ketahanan Pangan dan MBG

blank
PPP Instruksikan Kader dan Anggota DPRD Dukung Program Pemerintah Prabowo-Gibran, Fokus pada Ketahanan Pangan dan MBG
Pengarahan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi kepada jajaran anggota DPRD se-Sumatera Barat, di Padang, Minggu (11/5/2025).

Jakarta, Getwebpress.com Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP), Arwani Thomafi, memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran kader dan anggota legislatif partai berlambang Kabah itu agar fokus mendukung dan menyukseskan program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Arahan tersebut disampaikan Arwani dalam forum konsolidasi bersama 58 anggota DPRD dan 19 pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP se-Sumatera Barat, yang digelar di Kota Padang pada Minggu, 11 Mei 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Arwani Thomafi menekankan pentingnya peran partai politik, khususnya PPP, dalam mendukung agenda besar nasional, termasuk program andalan pemerintahan saat ini, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kemandirian Pangan. Program tersebut merupakan bagian dari delapan visi besar pemerintahan Prabowo-Gibran atau yang dikenal sebagai Program Astacita.

“Kami instruksikan seluruh pengurus daerah dan 53 anggota DPRD PPP di Sumatera Barat untuk bekerja optimal demi meringankan beban rakyat. Mari kita sukseskan Program Astacita Pemerintah, terutama ketahanan dan kemandirian pangan serta MBG yang sangat strategis bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Arwani dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/5).

MBG dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu prioritas utama yang diusung pemerintahan Prabowo-Gibran. Program ini dinilai sangat relevan untuk menjawab tantangan ketahanan pangan dan gizi masyarakat Indonesia, terutama bagi kalangan pelajar dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Menurut Arwani Thomafi, ketahanan dan kemandirian pangan bukan hanya kebutuhan jangka pendek, melainkan bagian dari agenda strategis nasional yang akan menentukan masa depan ekonomi bangsa.

“Program ketahanan dan kemandirian pangan harus kita dukung sepenuhnya. Ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi nasional,” ujar anggota DPR RI tiga periode itu.

Ia menambahkan, hingga saat ini pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai berhasil dalam mengelola pasokan pangan nasional. Berkat kebijakan yang tepat sasaran, Indonesia mampu menjaga kestabilan harga-harga kebutuhan pokok meski menghadapi gejolak global.

“Di tengah ketidakpastian ekonomi dan pangan global, Indonesia justru berhasil mempertahankan stok pangan yang melimpah. Ini berdampak langsung pada stabilitas harga dan pengendalian inflasi,” jelasnya.

Indonesia Dipuji Dunia, Jadi Contoh Stabilitas Pangan

Lebih lanjut, Arwani mengungkapkan bahwa berbagai negara di dunia memberikan apresiasi terhadap langkah Indonesia dalam menghadapi krisis pangan global. Program MBG dan penguatan ketahanan pangan Indonesia menjadi sorotan positif dalam berbagai forum internasional.

“Banyak negara memuji Indonesia karena berhasil menyelenggarakan program MBG dan mempertahankan ketahanan pangan nasional. Sementara negara lain mengalami kelangkaan, bahkan krisis pangan dan inflasi tinggi, Indonesia justru menunjukkan ketangguhan,” katanya.

Dengan keberhasilan ini, menurut Arwani, seluruh kader PPP, khususnya yang duduk di kursi legislatif, harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kelanjutan dan keberhasilan program pemerintah.

Konsolidasi Internal PPP Jelang Pemilu 2029

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sumatera Barat, Hariadi, menyampaikan bahwa kunjungan Sekjen PPP ke Kota Padang tidak hanya dalam rangka menyosialisasikan program partai dan pemerintah, tetapi juga bagian dari agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) PPP.

“Kegiatan bimtek ini diikuti oleh 53 anggota DPRD dari PPP se-Sumatera Barat dan berlangsung selama tiga hari. Selain itu, Pak Sekjen juga memimpin rapat bersama Ketua dan Sekretaris DPC PPP Kabupaten/Kota se-Sumbar,” jelas Hariadi.

Menurutnya, rangkaian kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya konsolidasi internal partai. Dengan memperkuat koordinasi antarstruktur partai di daerah, PPP berharap bisa memainkan peran strategis dalam menyukseskan agenda pemerintah sekaligus menyiapkan diri menyongsong Pemilu 2029.

PPP Siapkan Diri Hadapi Era Politik Baru

Momentum konsolidasi internal yang dilakukan PPP di Sumatera Barat dinilai sebagai langkah cerdas dan antisipatif menghadapi dinamika politik nasional ke depan. Terlebih, dalam konteks demokrasi modern, partai politik dituntut tidak hanya sebagai kendaraan kekuasaan, tetapi juga sebagai penggerak solusi nyata bagi masyarakat.

“PPP tidak hanya siap mendukung program pemerintah, tetapi juga siap menjadi mitra kritis yang membangun. Kami ingin memastikan bahwa setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di akar rumput,” ujar Hariadi.

Kegiatan seperti Bimtek dan Rapimwil ini juga merupakan media untuk menyegarkan visi dan misi perjuangan PPP di tengah masyarakat. Dalam suasana politik yang semakin dinamis, PPP dituntut mampu beradaptasi, inovatif, dan tetap setia pada nilai-nilai Islam moderat yang menjadi fondasi partai.

Dukungan Terhadap Pemerintah Tidak Membutakan Kritis

Meski memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah, PPP menegaskan tetap akan menjaga fungsi kontrol dan pengawasan sebagai bagian dari demokrasi yang sehat. Arwani menekankan bahwa PPP akan terus mengawal pelaksanaan program-program strategis agar tepat sasaran dan tidak menyimpang dari tujuan awal.

“Dukungan kita kepada pemerintah tidak akan membutakan fungsi kontrol. Kita harus tetap hadir mengingatkan bila ada kebijakan yang menyimpang dari aspirasi rakyat,” tegasnya.

Dengan demikian, PPP menunjukkan bahwa keberpihakan terhadap rakyat tetap menjadi prioritas utama, sekaligus memperkuat posisinya sebagai partai Islam yang inklusif dan responsif terhadap perubahan zaman.