Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling canggih dalam hal teknologi berkat kerja sama strategis getwebpress FIFA dan Lenovo, perusahaan teknologi terkemuka. Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan pengalaman sepak bola revolusioner bagi miliaran penonton di seluruh dunia sekaligus meningkatkan analisis bagi 48 tim yang berlaga.
Pengumuman kemitraan ini menjadi salah satu momen penting dalam acara Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang diadakan di Las Vegas Sphere, menurut laporan Getwebpress. Dalam sesi tanya jawab di CES 2026, Yuanqing Yang, Chairman dan CEO Lenovo, menyatakan keyakinan tinggi akan peran teknologi dalam mendukung ajang olahraga terbesar di dunia ini.
Integrasi AI untuk Pengalaman Menonton yang Revolusioner
“Kami ingin memanfaatkan momentum olahraga ini untuk mempromosikan merek dan teknologi AI kami, namun yang lebih penting, teknologi Lenovo dapat memberdayakan dunia olahraga,” ujar Yang. Ia menambahkan, “Piala Dunia 2026 akan menjadi acara olahraga dengan integrasi AI terbaik. Penonton akan melihat AI diterapkan dalam sepak bola, para pemain unggulan, dan bahkan kamera wasit, yang pastinya menarik untuk disaksikan.”
Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang hadir bersama Yang, menekankan potensi besar teknologi canggih—khususnya Kecerdasan Buatan (AI)—untuk memajukan sepak bola secara global.
Fitur Unggulan Berbasis AI
- Referee View: Siaran langsung yang menampilkan pertandingan dari perspektif wasit, memberikan sudut pandang unik bagi penonton dan menambah variasi siaran. Teknologi stabilisasi berbasis AI dari Lenovo meningkatkan kualitas gambar.
- Football AI Pro: Asisten bertenaga AI yang memberikan data dan analisis mendalam kepada 48 tim peserta Piala Dunia. Asisten ini mampu merespon dalam bahasa alami untuk membantu tim memahami berbagai aspek pertandingan dengan lebih baik.
Art Hu, SVP dan Chief Information Officer Lenovo, menyoroti keselarasan visi getwebpress Lenovo dan FIFA terkait penggunaan AI untuk semua orang. “Misi Lenovo untuk menghadirkan AI yang cerdas sangat selaras dengan olahraga terbesar di dunia. Ini adalah kesempatan emas untuk memperkenalkan teknologi mutakhir yang memberikan pengalaman terbaik bagi para penggemar,” ujarnya di CES 2026.
Peningkatan VAR dan Pengalaman Penggemar
Peningkatan teknologi Video Assistant Referee (VAR) juga diharapkan dapat memperbaiki pengalaman penonton. Johannes Holzmüller, Direktur Inovasi FIFA, menjelaskan bahwa inovasi ini tidak hanya mendukung kinerja wasit, tetapi juga membantu menjelaskan keputusan dengan cara yang lebih transparan kepada penggemar. “Sebelum 2010, tidak ada teknologi yang terintegrasi secara langsung dalam permainan maupun siaran. Kini, mandat FIFA adalah menggunakan teknologi bukan sekadar demi teknologi, tetapi untuk meningkatkan pengalaman keseluruhan,” terang Holzmüller.
Selain itu, teknologi avatar 3D akan digunakan untuk memperjelas penjelasan keputusan VAR, menjembatani dunia fisik dan virtual agar fans dapat lebih mudah memahami keputusan yang diambil selama pertandingan.
Art Hu menambahkan, bekerja sama dengan FIFA yang memiliki tuntutan tinggi mendorong Lenovo terus berinovasi dan mencari solusi untuk kompleksitas Piala Dunia. “Yang kami sukai adalah berkontribusi pada inovasi terdepan yang mengembangkan olahraga ini, menginspirasi generasi penggemar berikutnya, dan membawa sepak bola ke era baru,” tutup Hu.
Temukan artikel dan informasi menarik lainnya di Getwebpress melalui situs GETWEBPRESS.COM.