Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat Siapkan Lahan untuk Program Sekolah Rakyat
Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) telah menyiapkan lahan seluas 5,2 hektare untuk mendukung Program Nasional Sekolah Rakyat di daerah tersebut. Sekretaris Dinas Sosial Kobar, Sanitro, menyampaikan bahwa lokasi lahan terletak di Gang Rerindi II, Jalan Ahmad Yani km 9, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan.
Sanitro menjelaskan bahwa lahan tersebut akan segera diperiksa oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Kalimantan Tengah. “Program ini diusulkan sejak April 2025. Sebelumnya, kami mengajukan lokasi di Kelurahan Raja Seberang seluas 21 hektare, namun tidak memenuhi syarat karena dekat bantaran sungai dan rentan terhadap banjir,” katanya di Pangkalan Bun, Selasa.
Program Sekolah Rakyat diinisiasi untuk mengurangi angka putus sekolah dan memperluas akses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Sanitro menambahkan, anak-anak yang berhak belajar di Sekolah Rakyat akan didata melalui berbagai sumber daya manusia, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Tim Keluarga Sejahtera (TKSK), Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
“Tim yang dibentuk oleh bupati akan melakukan seleksi untuk mendata anak-anak dalam desil 1 sampai 5, di mana orang tua mereka harus menyetujui untuk menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Selanjutnya, orang tua yang anaknya diterima di Sekolah Rakyat akan mendapatkan bantuan untuk pemberdayaan ekonomi. “Misalnya, seperti kegiatan usaha atau toko. Jika anaknya diterima, kita harapkan orang tuanya dapat berusaha dan memiliki pendapatan sendiri,” tambah Sanitro.
Program ini diharapkan dapat mengurangi kemiskinan, di mana jika anak-anak memiliki keterampilan, orang tua mereka tidak lagi bergantung pada bantuan BPNT dan PKH, kecuali masih dalam proses perbaikan.
Sanitro menegaskan harapannya bahwa kehadiran Program Sekolah Rakyat ini dapat menjadi solusi nyata bagi Pemkab Kobar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Berita Terkait
- Penumpang Pelni di Kobar mencapai 57.116 orang pada 2025.
- Hujan disertai angin kencang, pohon tumbang timpa mobil di Pangkalan Bun.
- Realisasi Program CKG seluruh puskesmas di Kobar capai 100 persen.
- Bupati Kobar ingatkan perangkat daerah untuk menggunakan anggaran secara tepat sasaran.