Daerah  

Pemkab Bartim dan BPJS Kesehatan Kerja Sama Sinergis: Perbarui Data Peserta PBPU dan BP!

blank
Pemkab Bartim dan BPJS Kesehatan Kerja Sama Sinergis: Perbarui Data Peserta PBPU dan BP!

Rakor BPJS Kesehatan dan Pemkab Barito Timur: Sinkronisasi Data Jaminan Kesehatan di 2026

Tamiang Layang, ANTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk membahas rekonsiliasi data kepesertaan program Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) daerah pada tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Tamiang Layang pada Selasa, 13 Januari 2026.

Kepala BPJS Kesehatan Barito Timur, Yudha Hastiadi, menjelaskan bahwa pertemuan ini sangat penting untuk menyelaraskan data peserta serta memastikan bahwa pembiayaan iuran dan layanan jaminan kesehatan berjalan optimal. “Peserta PBPU dan BP Pemda Barito Timur hingga Januari 2026 tercatat sebanyak 39.204 jiwa, sehingga perlu ada sinkronisasi data yang lebih baik,” ungkapnya.

Yudha juga menekankan pentingnya rekonsiliasi data secara berkala, termasuk pembaharuan informasi mengenai status kepesertaan, seperti pindah, meninggal, atau perubahan lainnya, agar bantuan iuran daerah bisa tepat sasaran. “Kami menyambut baik adanya rakor ini, apalagi Pemda Bartim menunjukkan komitmen kuat untuk terus memperkuat program jaminan kesehatan bagi masyarakat,” tegasnya.

Rakor ini dihadiri oleh berbagai unsur perangkat daerah, antara lain Bagian Pemerintahan Umum Setda Barito Timur, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Inspektorat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Dinas Kesehatan. Kehadiran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dalam validasi data kepesertaan, penetapan peserta, dan pengelolaan anggaran jaminan kesehatan daerah.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur berkomitmen untuk mendorong percepatan penetapan peserta di tahun 2026, meningkatkan akurasi data, serta mengoptimalkan sosialisasi dan pelayanan peserta hingga tingkat desa dan kecamatan. Upaya ini diharapkan akan memastikan bahwa manfaat program jaminan kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga Barito Timur.

Selain itu, Bupati Barito Timur juga mengingatkan kepada seluruh OPD untuk bekerja secara terukur dan efisien dalam penggunaan anggaran, guna memastikan akuntabilitas dalam pelaksanaan program prioritas daerah. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan pelayanan jaminan kesehatan di Barito Timur bisa terus diperbaiki dan diperkuat ke depan.