MUGELLO, Getwebpress.com – Juara dunia dua kali Francesco “Pecco” Bagnaia kembali menghadapi masalah pengereman yang mengganggu performanya di lintasan. Pembalap Ducati Lenovo itu mengaku frustrasi karena belum juga menemukan solusi atas daya cengkeram rem depan Desmosedici GP25, yang kembali menjadi kendala utama saat balapan di GP Italia akhir pekan lalu.
Dalam balapan utama yang digelar di Sirkuit Mugello pada Minggu (22/6), Pecco gagal meraih podium meski start dari posisi kedua. Ia harus puas finis di urutan keempat, kalah bersaing dengan Alex Marquez (Gresini Racing) dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46).
Masalah Pengereman Kembali Jadi Penghambat
Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari situs Ducati Corse, Pecco menyampaikan keprihatinannya soal instabilitas rem depan, yang menurutnya membuat sulit menjaga ritme dan kecepatan saat menempel pembalap di depan.
“Sayangnya, ketika pegangan rem depan menurun, saya tidak memiliki cukup kestabilan dan saya berjuang lebih keras,” ujar Pecco, Senin (24/6).
Ia menambahkan, strategi untuk mendahului pembalap di depannya menjadi tidak efektif karena risiko kehilangan kendali terlalu tinggi.
“Saya harus menjaga jarak beberapa sepuluh di belakang pengendara di depan, lalu dengan cepat menutup celah dan mencoba mendahului — jika tidak, saya berisiko kehilangan kontrol di depan,” tegasnya.
Pecco: Kami Akan Terus Mencari Solusi Bersama Tim
Meski hasil balapan di kandangnya sendiri jauh dari harapan, Pecco tetap menunjukkan sikap profesional. Ia menyatakan akan terus bekerja sama dengan tim Ducati Lenovo untuk menemukan solusi teknis yang tepat.
“Saya harus menerima bahwa ini adalah situasi untuk saat ini dan terus bekerja dengan tim untuk menemukan solusi, sambil selalu memberikan yang terbaik,” jelasnya.
Masalah pengereman ini sendiri sudah beberapa kali muncul dalam musim 2025, yang membuat Pecco tidak tampil konsisten, terutama di beberapa seri penting yang seharusnya bisa ia manfaatkan untuk mengejar klasemen.
Gagal Potong Poin dari Marc Marquez, Pecco Tertinggal 110 Poin
Hasil mengecewakan di Mugello juga berdampak pada posisi Pecco di klasemen sementara MotoGP 2025. Ia kini mengumpulkan total 160 poin, tertinggal 110 poin dari pemuncak klasemen, Marc Marquez, yang tampil luar biasa bersama tim pabrikan Ducati dengan koleksi 270 poin.
Kesenjangan ini menjadi tantangan besar bagi Pecco, yang awal musim sempat difavoritkan sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia. Dengan performa Marc yang kian stabil dan sejumlah rival lainnya mulai bangkit, peluang Pecco mempertahankan gelar semakin terancam jika masalah teknis tidak segera ditangani.
Alex Marquez dan Di Giannantonio Tampil Mengejutkan
Balapan di Mugello menjadi sorotan bukan hanya karena penampilan Pecco yang di bawah ekspektasi, tetapi juga karena kebangkitan para pembalap non-pabrikan. Alex Marquez dari Gresini Racing tampil konsisten dan mampu mempertahankan posisinya, sementara Fabio Di Giannantonio dari tim satelit VR46 menunjukkan performa impresif hingga menyalip Pecco.
Dominasi tim-tim non-pabrikan ini menjadi indikasi bahwa gap performa antar tim di MotoGP 2025 semakin tipis, dan keunggulan teknis dari motor pabrikan tidak selalu menjadi penentu mutlak kemenangan.
Seri Berikutnya di Assen: Harapan Baru untuk Perbaikan
MotoGP 2025 selanjutnya akan memasuki seri Assen, Belanda, yang dijadwalkan digelar pada Minggu, 29 Juni 2025. Lintasan legendaris yang dijuluki “Cathedral of Speed” ini dikenal menantang dari segi teknik dan kontrol motor, terutama dalam sektor pengereman dan tikungan cepat.
Pecco berharap bisa melakukan perbaikan signifikan sebelum balapan berikutnya dimulai.
“Kami butuh waktu, tapi saya yakin tim memiliki semua sumber daya untuk mencari solusinya. Assen bisa jadi titik balik jika kami menemukan setup yang tepat,” ungkap Pecco dengan optimisme.
Statistik Musim 2025 Pecco Bagnaia (Hingga GP Italia)
| Seri | Posisi Finish | Masalah Teknis Terkonfirmasi |
|---|---|---|
| Qatar | P2 | – |
| Portugal | DNF | Rem depan panas |
| Spanyol | P3 | – |
| Prancis | P4 | Cengkeraman ban |
| Italia (Mugello) | P4 | Masalah pengereman depan |