Jakarta, Getwebpress.com – Perusahaan teknologi asal Inggris, Nothing, resmi memperkenalkan produk terbaru mereka di lini audio: Headphone (1). Ini adalah perangkat pertama dari Nothing yang mengusung desain over-the-ear headphone, dan langsung mencuri perhatian pasar global.
Melalui laporan dari TechCrunch yang diterbitkan pada Selasa (1/7/2025), terungkap bahwa Nothing merilis over-the-ear headphone ini sebagai bagian dari ekspansi mereka ke ekosistem audio premium setelah sebelumnya sukses dengan lini TWS, termasuk Ear (1), Ear (2), dan Ear (Stick).
Headphone (1) menjadi bukti keseriusan Nothing dalam menghadirkan pengalaman audio yang tak hanya fungsional, tetapi juga estetis, khas desain transparan futuristik yang telah menjadi identitas merek tersebut.
Desain Transparan dan Kolaborasi dengan KEF
Desain menjadi salah satu daya tarik utama mengapa Nothing merilis over-the-ear headphone ini mendapat banyak sorotan. Seperti produk Nothing sebelumnya, Headphone (1) hadir dengan bodi transparan, menampilkan bagian-bagian mekanikal di dalamnya yang dirancang dengan estetika industri yang minimalis dan modern.
Menariknya, Nothing tidak bekerja sendiri. Mereka menggandeng KEF, perusahaan audio asal Inggris yang sudah punya nama besar dalam dunia audio high-end, untuk mengembangkan tuning suara dan akustik.
Kolaborasi ini diyakini mampu menghadirkan kualitas suara yang detail, seimbang, dan nyaman digunakan dalam durasi panjang.
Ukuran Besar, Tapi Ergonomis dan Fungsional
Dibandingkan headphone nirkabel lainnya, Nothing merilis over-the-ear headphone dengan ukuran yang sedikit lebih besar dari rata-rata. Namun Nothing memastikan bahwa bobotnya tetap ringan dan kenyamanan pengguna tetap terjaga, bahkan untuk sesi dengar yang lama.
Ear cup-nya menggunakan bahan memory foam premium, dengan bantalan yang mendukung isolasi pasif suara. Headband-nya dapat disesuaikan dan tetap menjaga tekanan yang pas di kepala.
Fitur Andalan: Adaptive Bass Enhancement
Salah satu fitur unggulan dari mengapa Nothing merilis over-the-ear headphone ini adalah teknologi adaptive bass enhancement.
Teknologi ini memungkinkan Headphone (1) menyesuaikan tingkat bass secara otomatis tergantung genre musik yang diputar. Misalnya, saat mendengarkan EDM, headphone akan menyajikan bass yang dalam dan kuat. Namun ketika memainkan lagu klasik, efek bass akan dibuat lebih natural dan seimbang.
Hal ini menjadikan pengalaman mendengarkan lebih personal dan disesuaikan dengan preferensi pengguna secara otomatis.
Peredam Bising Adaptif dan Mode Transparan
Sebagaimana produk premium lainnya, Nothing merilis over-the-ear headphone dengan fitur Active Noise Cancelling (ANC) adaptif. Artinya, sistem ANC akan otomatis menyesuaikan tingkat redaman sesuai dengan kebisingan di sekitar pengguna.
Fitur ini ideal untuk digunakan di lingkungan ramai seperti kantor, bandara, atau transportasi umum.
Di sisi lain, ada juga mode transparan yang memungkinkan pengguna tetap mendengar suara sekitar tanpa perlu melepas headphone. Mode ini sangat cocok saat pengguna perlu berbicara dengan orang lain atau mendengarkan pengumuman penting di tempat umum.
Audio Spasial dengan Pelacakan Gerak Kepala Dinamis
Nothing turut menghadirkan fitur audio spasial adaptif dalam Headphone (1). Pengalaman mendengarkan menjadi lebih imersif berkat sistem pelacakan gerakan kepala dinamis, mirip dengan teknologi yang digunakan Apple di AirPods Max.
Dengan fitur ini, posisi suara akan berubah secara alami saat pengguna menggerakkan kepala, menciptakan sensasi ruang tiga dimensi atau 3D Audio yang membuat pengalaman mendengar menjadi lebih realistis, seperti menonton konser langsung atau menonton film dengan efek sinematik.
Kembali ke Tombol Fisik, Tinggalkan Touch Control
Berbeda dari kebanyakan headphone nirkabel premium yang mengusung sistem kontrol sentuh, Nothing merilis over-the-ear headphone ini dengan pendekatan klasik: tombol fisik.
Hal ini dilakukan berdasarkan masukan pengguna yang merasa bahwa kontrol sentuh sering tidak responsif atau rentan terkena sentuhan tidak disengaja.
Beberapa kontrol penting yang tersedia:
-
Roller volume: Bisa diputar untuk mengatur volume, serta ditekan untuk fungsi play/pause
-
Tombol multifungsi: Untuk menyalakan/mematikan noise cancelling
-
Tombol AI: Untuk akses cepat ke ChatGPT, jika pengguna menginstal aplikasi pendamping Nothing X
Headphone AI: Integrasi Langsung ke ChatGPT
Salah satu terobosan besar mengapa Nothing merilis over-the-ear headphone ini begitu menarik adalah karena terdapat tombol khusus untuk mengakses ChatGPT langsung melalui headphone.
Dengan bantuan aplikasi Nothing X, pengguna bisa berinteraksi dengan ChatGPT secara hands-free. Ini bisa digunakan untuk:
-
Menjawab pertanyaan seputar lagu yang sedang diputar
-
Memberikan rekomendasi musik
-
Menerjemahkan lirik
-
Atau sekadar mengobrol saat perjalanan jauh
Fitur ini menempatkan Headphone (1) sebagai salah satu headphone pertama di dunia yang mengintegrasikan AI conversation secara langsung dalam perangkat audio.
Daya Tahan Baterai Luar Biasa
Saat Nothing merilis over-the-ear headphone, mereka tidak hanya mengandalkan desain dan fitur AI. Daya tahan baterai juga menjadi nilai jual utama.
Perusahaan mengklaim bahwa Headphone (1) bisa bertahan hingga 80 jam pemutaran musik dengan ANC nonaktif. Dengan ANC aktif, baterai masih bisa bertahan hingga 35 jam, cukup untuk digunakan dalam penerbangan jarak jauh sekalipun.
Selain itu, teknologi pengisian cepat memungkinkan pengisian selama 10 menit menghasilkan 10 jam pemakaian, menjadikannya ideal bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Harga dan Ketersediaan
Bersamaan dengan kabar bahwa Nothing merilis over-the-ear headphone, diumumkan pula bahwa Headphone (1) akan mulai tersedia untuk pre-order pada 4 Juli 2025.
Negara yang pertama kali mendapat akses adalah:
-
Amerika Serikat
-
Inggris
-
Jerman
-
Kanada
-
Dan beberapa negara lainnya (termasuk kemungkinan masuk Indonesia secara resmi pada Q4 2025)
Headphone ini dibanderol dengan harga USD 299 atau sekitar Rp4,8 juta, menjadikannya bersaing langsung dengan headphone premium lain seperti Sony WH-1000XM5 dan Apple AirPods Max.
Kompetisi di Pasar Headphone Premium Makin Sengit
Dengan fakta bahwa Nothing merilis over-the-ear headphone, pasar audio premium kini kedatangan pemain baru yang cukup kompetitif.
Nothing harus bersaing dengan:
-
Sony WH-1000XM5
-
Bose QuietComfort Ultra
-
Apple AirPods Max
-
Sennheiser Momentum 4
Namun Nothing memiliki keunggulan dalam desain, daya tahan baterai, integrasi AI, dan harga yang kompetitif. Hal ini membuat banyak pengamat percaya bahwa Headphone (1) akan menjadi disruptor di segmen ini.
Kesimpulan: Nothing Headphone (1) Jadi Simbol Inovasi dan Desain
Peluncuran Headphone (1) mempertegas komitmen Nothing untuk terus menghadirkan produk yang inovatif, ikonik, dan relevan dengan gaya hidup modern.
Dengan menggabungkan desain transparan khas Nothing, teknologi AI ChatGPT, audio spasial adaptif, serta baterai tahan lama, Nothing tidak hanya ingin menciptakan headphone biasa, tetapi juga perangkat personal audio cerdas yang siap menyambut era AI.
Melalui produk ini, Nothing merilis over-the-ear headphone yang tidak sekadar menjadi alat dengar, tapi juga alat interaksi pintar yang menyatu dengan ekosistem digital penggunanya.