Palangka Raya, Getwebpress.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IV di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Sabtu (19/7/2025). Musda yang menjadi forum tertinggi partai ini tak hanya menjadi ajang konsolidasi internal, tetapi juga menegaskan sikap politik Hanura di Kalteng menjelang kontestasi Pilkada 2029.
Dalam Musda IV tersebut, Heriadi resmi kembali terpilih sebagai Ketua DPD Partai Hanura Kalteng periode 2025–2030, setelah mendapat dukungan penuh dari 14 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kalimantan Tengah. Pengukuhan ini sekaligus menegaskan kepercayaan para kader Hanura di Kalteng terhadap kepemimpinan Heriadi untuk melanjutkan estafet perjuangan partai di Bumi Tambun Bungai.
“Musda ini sangat penting karena menjadi tonggak untuk menentukan arah perjuangan partai lima tahun ke depan, sekaligus memilih pemimpin baru yang membawa Hanura Kalteng semakin berjaya,” ujar Dudie B Sidau, Ketua Panitia Musda IV.
Hanura Kalteng Tegaskan Dukungan untuk Agustiar Sabran di Pilkada 2029
Dalam sambutannya, Surpani Sulaiman, Bendahara Umum DPP Partai Hanura sekaligus Plt Ketua DPD Hanura Kalteng, secara terbuka menyatakan dukungan penuh kepada H Agustiar Sabran untuk kembali maju sebagai Calon Gubernur Kalteng periode kedua di Pilkada 2029.
“Pak Agustiar Sabran adalah inspirator politik di Kalimantan Tengah. Ketulusan dan pengabdian beliau kepada masyarakat menjadi alasan kuat bagi Hanura untuk memberikan dukungan penuh di Pilkada mendatang,” tegas Surpani dalam sambutannya.
Pernyataan ini sekaligus memperkuat peta koalisi politik di Kalimantan Tengah, dimana Hanura secara terang-terangan telah menyatakan barisan dukungan untuk Agustiar Sabran yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Kalteng.
Sinergi Hanura dan Pemerintah Provinsi Kalteng
Hadir dalam pembukaan Musda IV, Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran, yang menyampaikan apresiasi kepada Partai Hanura karena telah menjaga sinergitas antara partai politik dan pemerintah daerah.
“Kolaborasi itu indah. Membangun Kalteng yang luas ini butuh dukungan semua pihak, termasuk partai politik,” kata Agustiar Sabran dalam pidatonya.
Agustiar juga menegaskan pentingnya semangat kearifan lokal Huma Betang, yang mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong di tengah keberagaman suku dan agama di Kalimantan Tengah.
Menariknya, Agustiar juga mengungkap pesan khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto usai dirinya resmi menjabat sebagai Gubernur Kalteng.
“Pak Presiden Prabowo berpesan bahwa Kalteng adalah masa depan Indonesia. Beliau minta saya untuk merangkul semua pihak, termasuk partai-partai yang sebelumnya menjadi rival di Pilkada,” ungkap Agustiar, mempertegas komitmen inklusif dalam membangun daerah.
Pesan Politik dari DPP Hanura: Dengarkan Suara Rakyat
Wakil Ketua Umum DPP Hanura Bidang Ideologi dan Politik, Djafar Badjeber, yang membuka Musda IV mewakili DPP Partai Hanura, menyampaikan pesan penting tentang filosofi dasar Hanura sebagai Hati Nurani Rakyat.
“Filosofi Hanura adalah menjadikan suara rakyat sebagai kompas kebijakan politik partai. Kita harus selalu mendengarkan aspirasi masyarakat dan menjadikan hati nurani sebagai landasan perjuangan politik,” ujar Djafar.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun semangat musyawarah untuk menghindari perpecahan di tubuh partai, dengan merujuk pada pesan yang disampaikan Gubernur Kalteng terkait pentingnya kebersamaan dalam politik.
Harapan Besar di Bawah Kepemimpinan Heriadi
Terpilihnya kembali Heriadi sebagai Ketua DPD Hanura Kalteng menjadi momentum strategis untuk memperkuat basis politik partai menjelang Pilkada 2029 dan Pemilu 2029. Para kader berharap Heriadi dapat membawa Hanura Kalteng semakin solid, kompetitif, dan kontributif dalam pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen memperkuat Hanura Kalteng agar lebih dekat dengan rakyat dan mampu memberikan solusi konkret bagi masyarakat,” ujar Heriadi usai resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Hanura Kalteng 2025–2030.
Musda IV Partai Hanura Kalteng ini diharapkan menjadi titik balik konsolidasi politik di Kalimantan Tengah, dengan harapan Hanura dapat kembali menjadi kekuatan politik yang signifikan, baik di level daerah maupun nasional.