Jakarta — Persaingan pasar smartphone flagship kelas menengah semakin memanas menjelang akhir tahun 2025. Kabar terbaru datang dari iQOO, sub-brand dari vivo, yang disebut-sebut tengah menyiapkan dua jagoan terbarunya: iQOO Neo 11 dan iQOO Neo 11 Pro. Kedua perangkat ini digadang-gadang akan membawa spesifikasi kelas atas dengan teknologi termutakhir di segmennya.
Berdasarkan laporan eksklusif yang diungkap oleh Gizmochina pada Selasa (22/7), informasi awal mengenai perangkat ini berasal dari akun teknologi populer dan terpercaya, Digital Chat Station (DCS). Meski sifatnya masih spekulatif, bocoran tersebut memberi gambaran menarik terkait spesifikasi dan fitur yang akan diusung iQOO Neo 11 series.
Snapdragon 8 Elite dan Dimensity 9500, Performa Bukan Kaleng-Kaleng
Perbedaan mencolok antara iQOO Neo 11 dan Neo 11 Pro terletak pada dapur pacunya. Versi reguler kabarnya akan diperkuat oleh chipset Snapdragon 8 Elite, sementara varian Pro bakal mengandalkan MediaTek Dimensity 9500, yang merupakan salah satu SoC terkuat dari lini MediaTek untuk tahun 2025.
Kehadiran kedua chipset flagship ini menandakan bahwa iQOO Neo 11 series memang diarahkan untuk para pengguna yang menginginkan performa tinggi, baik untuk gaming, multitasking berat, hingga produktivitas tingkat lanjut. Snapdragon 8 Elite sendiri dikenal dengan efisiensi termal dan kekuatan pemrosesan grafisnya, sedangkan Dimensity 9500 digadang-gadang memiliki performa AI yang lebih agresif.
Layar OLED 2K 6,8 Inci, Fingerprint Ultrasonik
Tak hanya urusan performa, sisi layar pun menjadi sorotan penting. Berdasarkan informasi yang diungkap DCS, kedua model akan mengusung layar OLED datar berukuran 6,8 inci dengan resolusi 2K, menjanjikan pengalaman visual yang tajam dan jernih.
Layar ini dikabarkan akan dipasok oleh produsen panel lokal China, menandakan iQOO juga mendukung ekosistem industri dalam negeri. Yang lebih menarik, perangkat ini akan dilengkapi sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar, fitur premium yang biasanya hadir di smartphone flagship dengan harga dua kali lipat lebih mahal.
Pengisian Daya Super Cepat 100W, Bodi Kokoh Berbahan Logam
Aspek desain juga mendapat perhatian khusus dari iQOO. iQOO Neo 11 dan Neo 11 Pro disebut akan menggunakan rangka tengah berbahan logam, yang tidak hanya menambah kesan premium, tetapi juga meningkatkan ketahanan perangkat.
Untuk menunjang aktivitas harian yang intens, kedua ponsel ini akan membawa fitur fast charging 100W, memungkinkan pengisian baterai dari 0 ke 100 persen hanya dalam hitungan menit. Teknologi ini menjadi salah satu nilai jual utama bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi waktu.
Baterai Jumbo di Atas 7000 mAh, Siap Menemani Seharian Penuh
Tak cukup dengan fast charging 100W, bocoran juga menyebut bahwa iQOO Neo 11 series akan dibekali dengan baterai berkapasitas jumbo — bahkan diklaim melebihi 7000 mAh. Jika informasi ini terbukti benar, maka iQOO Neo 11 akan menjadi salah satu ponsel dengan baterai terbesar di kelasnya, menjanjikan durasi pemakaian jauh lebih panjang, bahkan dalam skenario gaming atau streaming berat sekalipun.
Android 16 & OriginOS 6: OS Terbaru Siap Dukung Performa Maksimal
Sebagai perangkat baru yang diluncurkan menjelang tutup tahun 2025, iQOO Neo 11 dan Neo 11 Pro kemungkinan besar akan langsung menjalankan Android 16 yang dilapisi dengan OriginOS 6, antarmuka eksklusif dari vivo yang dikenal smooth, intuitif, dan kaya fitur.
Dengan sistem operasi terbaru, pengguna akan mendapatkan peningkatan dari sisi efisiensi daya, keamanan, dan tentu saja kompatibilitas terhadap aplikasi-aplikasi Android generasi baru.
Jadwal Rilis: Peluncuran Perdana di China, Global Menyusul?
Meskipun belum diumumkan secara resmi, iQOO Neo 11 series dikabarkan akan debut di pasar China terlebih dahulu, antara November hingga Desember 2025. Hal ini sesuai dengan strategi iQOO yang biasanya memprioritaskan peluncuran awal di negeri asalnya sebelum merambah pasar global.
Hingga saat ini belum ada informasi pasti terkait peluncuran internasional, termasuk di Indonesia. Namun, jika menilik pola peluncuran sebelumnya, tak menutup kemungkinan iQOO Neo 11 dan Neo 11 Pro akan masuk pasar Asia Tenggara di kuartal pertama 2026.
Komparasi Singkat: iQOO Neo 11 vs Neo 11 Pro
| Spesifikasi | iQOO Neo 11 | iQOO Neo 11 Pro |
|---|---|---|
| Chipset | Snapdragon 8 Elite | Dimensity 9500 |
| Layar | OLED 6,8 inci 2K | OLED 6,8 inci 2K |
| Fingerprint | Ultrasonik di layar | Ultrasonik di layar |
| Baterai | >7000 mAh | >7000 mAh |
| Fast Charging | 100W | 100W |
| OS | Android 16 + OriginOS 6 | Android 16 + OriginOS 6 |
| Material | Rangka logam | Rangka logam |
| Peluncuran | Q4 2025 (China) | Q4 2025 (China) |
Kesimpulan: Siap Saingi Flagship Besar dengan Harga Lebih Terjangkau?
Kehadiran iQOO Neo 11 dan Neo 11 Pro jelas akan menjadi ancaman serius bagi kompetitor lain di kelas mid-high flagship. Dengan chipset premium, layar 2K, baterai raksasa, dan teknologi pengisian daya super cepat, kedua perangkat ini tampak siap menggebrak pasar.
Jika iQOO mampu menekan harga seperti pada model sebelumnya, bukan tidak mungkin Neo 11 series akan menjadi pilihan utama bagi pengguna yang menginginkan smartphone flagship dengan budget lebih bersahabat.