Getwebpress.com – Cristiano Ronaldo kembali menorehkan sejarah sebagai atlet dengan bayaran tertinggi di dunia tahun 2025, menurut laporan terbaru majalah keuangan ternama Forbes. Ini merupakan tahun ketiga berturut-turut dan kelima sepanjang kariernya sang megabintang asal Portugal menduduki posisi puncak dalam daftar atlet terkaya dunia.
Pemain berusia 40 tahun yang saat ini memperkuat klub Arab Saudi, Al Nassr, mengumpulkan total pendapatan fantastis sebesar 275 juta dolar AS atau setara Rp4,4 triliun sepanjang 12 bulan terakhir. Pencapaian ini menjadikan Ronaldo sebagai ikon olahraga dengan pengaruh ekonomi dan komersial yang luar biasa kuat di dunia.
Dominasi Ronaldo: Lebih dari Sekadar Gaji Klub
Sebagian besar dari pendapatan Ronaldo berasal dari gaji dan bonus bermainnya bersama Al Nassr, namun yang tidak kalah mencolok adalah kekuatan personal branding-nya di media sosial. Hingga Mei 2025, Ronaldo memiliki total 939 juta pengikut lintas platform digital, menjadikannya atlet paling populer di dunia secara daring.
Dengan angka pengikut sebesar itu, nilai endorsement dan kontrak iklan Ronaldo meningkat signifikan. Ia memiliki kerja sama dengan berbagai merek global seperti Nike, Clear, Herbalife, Binance, hingga LiveScore, yang secara konsisten menyumbang puluhan juta dolar ke kantongnya.
Ronaldo juga dikenal aktif mengelola merek pribadinya, CR7, yang mencakup lini produk parfum, pakaian, hingga hotel yang tersebar di beberapa negara Eropa. Pendekatan komersial yang strategis inilah yang menjadikan dirinya sebagai simbol sukses olahraga dan bisnis sekaligus.
Prestasi di Lapangan: Kekayaan Tak Selalu Berbanding Trofi
Meski secara finansial Ronaldo mencatatkan rekor luar biasa, prestasinya di lapangan tidak semewah masa lalu. Sejak bergabung dengan Liga Pro Saudi pada 2022, Ronaldo belum berhasil mempersembahkan trofi besar untuk Al Nassr, berbeda dengan masa keemasannya di Real Madrid dan Manchester United yang penuh dengan gelar Liga Champions, La Liga, dan Liga Inggris.
Namun, kontribusinya terhadap popularitas Liga Pro Saudi tak bisa dipandang sebelah mata. Kehadirannya menjadi pemicu gelombang kedatangan pemain top dunia ke Timur Tengah dan mendorong pertumbuhan komersial dan siaran global liga tersebut.
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi Dunia 2025
Berikut adalah daftar lengkap 10 besar atlet dengan bayaran tertinggi tahun 2025 versi Forbes, disusun berdasarkan total pendapatan dari gaji, bonus, endorsement, dan proyek komersial lainnya:
| Peringkat | Nama Atlet | Cabang Olahraga | Pendapatan (USD) |
|---|---|---|---|
| 1 | Cristiano Ronaldo | Sepak Bola | 275 juta |
| 2 | Stephen Curry | Bola Basket (NBA) | 156 juta |
| 3 | Tyson Fury | Tinju | 146 juta |
| 4 | Dak Prescott | Sepak Bola Amerika | 137 juta |
| 5 | Lionel Messi | Sepak Bola | 135 juta |
| 6 | LeBron James | Bola Basket (NBA) | 133,8 juta |
| 7 | Juan Soto | Bisbol (MLB) | 114 juta |
| 8 | Karim Benzema | Sepak Bola | 104 juta |
| 9 | Shohei Ohtani | Bisbol (MLB) | 102,5 juta |
| 10 | Kevin Durant | Bola Basket (NBA) | 101,4 juta |
Stephen Curry: Rekor Tripoin dan Pendapatan Melonjak
Di peringkat kedua, Stephen Curry, bintang NBA dari Golden State Warriors, membukukan pendapatan sebesar 156 juta dolar AS. Capaian ini terjadi setelah ia menorehkan sejarah sebagai pemain NBA pertama yang mencetak 4.000 tripoin sepanjang kariernya.
Curry tidak hanya memperoleh gaji besar dari Warriors, tetapi juga dari kontrak dengan Under Armour, Chase, Rakuten, dan produksi konten film serta dokumenter olahraga. Namanya kini dianggap sebagai salah satu atlet paling berpengaruh dalam sejarah NBA modern.
Tyson Fury: Kontroversi dan Komersialitas
Petinju kelas berat asal Inggris, Tyson Fury, menempati posisi ketiga dengan penghasilan 146 juta dolar AS. Meskipun kehilangan gelar juara dunia setelah kalah dari Oleksandr Usyk pada akhir 2024, Fury tetap menjadi magnet bisnis.
Kerja samanya dengan pariwisata Malta dan tayangan realitas “At Home with the Furys” di Netflix turut memperkuat portofolio pendapatannya. Fury membuktikan bahwa popularitas bukan hanya ditentukan oleh kemenangan di ring, tetapi juga oleh cerita personal yang menarik perhatian publik.
Lionel Messi Tetap Eksis di MLS dan Dunia Komersial
Mantan rival abadi Ronaldo, Lionel Messi, menempati posisi kelima dengan total penghasilan 135 juta dolar AS. Bermain untuk Inter Miami CF di Major League Soccer (MLS), Messi tetap menjadi magnet pemasaran global.
Pendapatan Messi sebagian besar berasal dari kerja sama strategis dengan Apple, Adidas, Konami, serta investasi dalam Messi Experience Park dan proyek digital lainnya. Meski secara nominal stagnan dibanding tahun lalu, posisinya tetap kokoh dalam daftar elite dunia.
LeBron James dan Kevin Durant: Veteran NBA yang Tak Pernah Sepi Kontrak
Dua nama besar NBA lainnya, LeBron James dan Kevin Durant, masing-masing menempati posisi keenam dan kesepuluh. LeBron meraup 133,8 juta dolar AS, sedangkan Durant mengantongi 101,4 juta dolar AS. Keduanya tetap menjadi wajah utama dunia olahraga dan hiburan Amerika.
LeBron memiliki portofolio bisnis yang luas, termasuk investasi di SpringHill Company, Fenway Sports Group, dan properti film. Sementara Durant memperluas pengaruhnya melalui Thirty Five Ventures dan berbagai startup teknologi.
Shohei Ohtani dan Juan Soto: Dominasi Bisbol Amerika
Dua atlet MLB juga masuk ke dalam daftar elit ini. Shohei Ohtani, yang saat ini bermain untuk Los Angeles Dodgers, mencetak pendapatan 102,5 juta dolar AS, sebagian besar dari endorsement menyusul kemenangan timnya di World Series.
Sementara itu, Juan Soto mencatatkan pendapatan 114 juta dolar AS, berkat kontrak megabesar senilai 765 juta dolar AS selama 15 tahun bersama New York Mets. Ini menjadi kontrak terbesar dalam sejarah bisbol profesional.
Tren Baru dalam Olahraga: Kombinasi Prestasi dan Strategi Komersial
Apa yang terlihat dalam daftar ini bukan hanya soal siapa yang paling banyak mencetak gol, menang pertandingan, atau mencetak poin. Era modern olahraga telah berubah, dengan kekuatan media sosial, personal branding, dan investasi bisnis memainkan peran krusial.
Atlet kini bukan hanya bintang di lapangan, tetapi juga menjadi pengusaha, influencer, investor, bahkan pemilik waralaba olahraga. Nama seperti Ronaldo, Messi, LeBron, dan Curry tidak hanya dikenal karena prestasi, tetapi juga karena kemampuannya membangun ekosistem finansial di sekitar merek pribadi mereka.
Penutup: Dominasi Ronaldo dan Masa Depan Atlet Global
Kembalinya Cristiano Ronaldo ke posisi puncak atlet terkaya dunia membuktikan bahwa ketekunan, manajemen karier yang cerdas, dan pemanfaatan peluang bisnis adalah kunci kesuksesan jangka panjang. Meski usia tidak lagi muda, Ronaldo membuktikan dirinya tetap relevan—baik di lapangan hijau maupun di dunia finansial.
Ke depannya, daftar ini diprediksi akan terus mengalami perubahan seiring munculnya bintang-bintang baru dari berbagai cabang olahraga. Namun satu hal pasti, era atlet sebagai ikon multi-platform dan tokoh bisnis telah tiba dan tak terbendung.