Daerah  

500+ Literasi Keuangan: OJK Jangkau 103.125 Warga di Kalimantan!

blank
500+ Literasi Keuangan: OJK Jangkau 103.125 Warga di Kalimantan!

OJK Selenggarakan 523 Kegiatan Literasi Keuangan di Kalimantan, Jangkau 103.125 Warga

Yogyakarta (ANTARA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berhasil melaksanakan 523 kegiatan literasi dan edukasi keuangan se-Kalimantan pada tahun 2025, yang berhasil menjangkau 103.125 warga. Kegiatan ini termasuk dalam Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) dan edukasi keuangan syariah.

Kepala OJK Kalimantan Timur-Kalimantan Utara, Parjiman, mengungkapkan hal ini dalam acara media update dan sosialisasi Indonesia Anti-Scam Center (IASC) di Yogyakarta pada Selasa. Menurutnya, program Gencarkan telah diadakan di 56 kabupaten dan kota, dengan total 90.299 peserta.

“Peserta yang terlibat berasal dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, pelaku UMKM, karyawan, komunitas, hingga penyandang disabilitas,” jelasnya. Dari total peserta, mahasiswa atau pelajar mendominasi dengan mencapai 41.199 orang, diikuti umum sebanyak 26.815 orang, serta pelaku UMKM sebanyak 6.412 orang.

Pelaksanaan Gencarkan juga menjangkau kelompok rentan seperti petani, nelayan, masyarakat daerah terpencil (3T), perempuan, dan pekerja migran. Berdasarkan data, Kalimantan Timur-Kalimantan Utara menyelenggarakan 122 kegiatan dengan 30.676 peserta, Kalimantan Selatan 91 kegiatan menjangkau 19.627 orang, Kalimantan Barat 118 kegiatan menjangkau 16.205 orang, dan Kalimantan Tengah 104 kegiatan menjangkau 23.791 orang.

Selain itu, edukasi keuangan syariah telah dilaksanakan sebanyak 88 kali, menjangkau 12.826 peserta di berbagai daerah Kalimantan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai kepala OJK dari provinsi lain di Kalimantan, termasuk Daeng Agus Maiyo dari Kalimantan Selatan, Primandanu Febriyan Aziz dari Kalimantan Tengah, dan Rochma Hidayati dari Kalimantan Barat.

Dengan serangkaian kegiatan ini, OJK berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi keuangan di masyarakat, guna melindungi mereka dari praktik kejahatan digital dan mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan ekonomi.